>

Minggu, 21 Februari 2016

Kematian adalah Guru Kehidupan

Setiap yang hidup akan merasakan yang namanya kematian, baik dari kalangan manusia maupun jin dan makhluk bumi lainnya. Sebab kehidupan tidak ada jika kematian tidak menyertainya, kematian sudah menjadi suatu ketentuan bagi setiap yang hidup akan merasakannya, adapun kematian makhluk selain manusia dan jin akan berbeda, sebab manusia dan jin memiliki tugas yang harus mereka pertanggung jawabkan dihadapan sang penciptanya.

Ketika keyakinan akan kematian telah berada dalam diri kita. maka, saat itulah kita tahu bahwa kematian adalah guru kehidupan yang akan selalu membimbing kita untuk menenmuinya kapan dan dimana pun kita berada. Kematian mengajari kita pentingnya mentukjaga kehidupan, mebebaskan kita dari kekhawatiran akan kehidupan yang fana ini.

          Kematian bukan akhir dari kehidupan manusia. melainkan, sebuah proses untuk melanjutkan kehidupan pada kehiupan yang kekal abadi, sebab, seperti kita yakini bersama bahwa kehidupan di dunia ini yang suatau persinggahan, laksana seorang musafir yang beristirahat dan kemudian melanjutkan perjalanannya untuk mencapai tujuan dari perjalanan yang ditempuhnya. Sebab manusia tidak akan pernah ada akhir kehidupannya, melainkan hanya suatu perjalanan hidup yang menjadi jalan untuk menemukan kehidupan yang abadi.

          Adapun dengan kematian adalah salah satu jalan kehidupan agar dapat menempuh kehidupan yang baru dan kekal abadi. Kematian ibarat sebuah terminal yang setiap orang akan sinngah untuk beristirahat kemudian  melanjutkan perjalanan yang ingin di tujunya. Kematian pula dapat mengatarkan para penumpangnya untuk mencapai tujuan yang ingin ditujunya, jika kematian itu ibarat kendaran manusia.

          Perlu kita ketahui bersama bahwa, dengan adanya kematian tersebut kita dapat mengambil banyak hikmah dari orang-orang yang telah mendahului kita. Sebab, orang yang cerdas ialah orang yang banyak mengingat mati dan mengambil pelajaran darinya. Kematian bukan hanya sekedar kita tahu melainkan harus kita persiapkan diri. Kematian dating tanpa ada pemberitahuan sebelumnya kecuali sebagian kecil diberi tanda-tandanya.

          Adapun tanda-tanda kematian adalah sebagai berikut,
Ini adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hambanya dan hanya akan di sadari oleh mereka yang dikehendakinya. Walau bagaimanapun semua orang islam akan mendapat tanda ini hanya saja mereka menyadari atau tidak.

1. Tanda 100 hari sebelum kematian:
Tanda ini akan terjadi selepas waktu ashar, seluruh tubuh yaitu dari ujung rambut hingga ke ujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan menggigil, contohnya seperti daging lembu yang baru saja disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti, kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar.
Tanda ini rasanya nikmat dan bagi mereka yang sadar dan berdetik dihati bahwa mungkin ini adalah tanda mati, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini. Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa disadarinya.
Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini, maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.

2. Tanda 40 hari sebelum kematian:
Tanda ini juga akan terjadi sesudah waktu ashar, bagian pusar kita akan berdenyut-denyut saat daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pohon yang letaknya diatas arasy Allah SWT, maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persiapan atas kita, diantaranya ialah ia akan mulai mengikuti kita sepanjang waktu.
Akan terjadi malaikat maut ini memperlihatkan wajahnya sekilas dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika.
Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya.

3. Tanda 7 hari sebelum kematian :
Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang sedang diuji dengan penyakit. Biasanya orang sakit tidak selera makan, namun tiba-tiba ia sangat berselera dan lahap untuk makan.

4. Tanda 3 hari sebelum kematian :
Pada saat ini kita akan merasakan denyutan di bagian tengah dahi yaitu diantara dahi kanan dan kiri, jika tanda ini dapat dirasakan dan dikenali maka berpuasalah agar perut kita tidak mengandung banyak najis dan ini akan memudahkan orang yang akan memandikan kita nanti.
Pada saat ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan jatuh dan ini dapat diperhatikan jika kita melihatnya dari bagian sisi.
Telinganya akan layu dimana pada bagian ujung telinga akan berangsur-ansur masuk ke dalam.
Telapak kakinya yang melonjor akan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakan.

5) Tanda 1 hari sebelum kematian :
Akan terjadi sesudah ashar dimana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu bagian ubun-ubun, hal ini pertanda kita tidak akan sempat untuk menemui waktu ahsar keesokan harinya
Tanda akhir ini akan terjadi keadaan dimana kita akan merasakan sejuk dibagian pusar dan rasa itu akan turun kepinggang dan seterusnya akan naik ke bagian tenggorokan.
Pada saat ini hendaklah kita terus mengucap kalimat syahadat dan berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikat maut untuk menjemput kita kembali kepada Allah SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula untuk melanjutkan kehidupan kita yang kekal abadi.

          Demikianlah beberapa tanda kematian,semoga kita bisa mengambil pelajaran darinya. Mati adalah pelajar bagi kehidupan agar mempersiapkan diri untuk menemuinya. ***

1 komentar: