Setiap yang hidup akan
merasakan yang namanya kematian, baik dari kalangan manusia maupun jin dan
makhluk bumi lainnya. Sebab kehidupan tidak ada jika kematian tidak
menyertainya, kematian sudah menjadi suatu ketentuan bagi setiap yang hidup
akan merasakannya, adapun kematian makhluk selain manusia dan jin akan berbeda,
sebab manusia dan jin memiliki tugas yang harus mereka pertanggung jawabkan
dihadapan sang penciptanya.
Ketika keyakinan akan kematian
telah berada dalam diri kita. maka, saat itulah kita tahu bahwa kematian adalah
guru kehidupan yang akan selalu membimbing kita untuk menenmuinya kapan dan
dimana pun kita berada. Kematian mengajari kita pentingnya mentukjaga
kehidupan, mebebaskan kita dari kekhawatiran akan kehidupan yang fana ini.
Kematian
bukan akhir dari kehidupan manusia. melainkan, sebuah proses untuk melanjutkan
kehidupan pada kehiupan yang kekal abadi, sebab, seperti kita yakini bersama
bahwa kehidupan di dunia ini yang suatau persinggahan, laksana seorang musafir
yang beristirahat dan kemudian melanjutkan perjalanannya untuk mencapai tujuan
dari perjalanan yang ditempuhnya. Sebab manusia tidak akan pernah ada akhir
kehidupannya, melainkan hanya suatu perjalanan hidup yang menjadi jalan untuk
menemukan kehidupan yang abadi.
Adapun
dengan kematian adalah salah satu jalan kehidupan agar dapat menempuh kehidupan
yang baru dan kekal abadi. Kematian ibarat sebuah terminal yang setiap orang
akan sinngah untuk beristirahat kemudian
melanjutkan perjalanan yang ingin di tujunya. Kematian pula dapat
mengatarkan para penumpangnya untuk mencapai tujuan yang ingin ditujunya, jika
kematian itu ibarat kendaran manusia.
Perlu
kita ketahui bersama bahwa, dengan adanya kematian tersebut kita dapat
mengambil banyak hikmah dari orang-orang yang telah mendahului kita. Sebab,
orang yang cerdas ialah orang yang banyak mengingat mati dan mengambil
pelajaran darinya. Kematian bukan hanya sekedar kita tahu melainkan harus kita
persiapkan diri. Kematian dating tanpa ada pemberitahuan sebelumnya kecuali
sebagian kecil diberi tanda-tandanya.
Adapun
tanda-tanda kematian adalah sebagai berikut,
Ini adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hambanya dan hanya akan di sadari oleh mereka yang dikehendakinya.
Walau bagaimanapun semua orang islam akan mendapat tanda ini hanya saja mereka
menyadari atau tidak.
1. Tanda 100 hari sebelum kematian:
Tanda ini akan terjadi selepas waktu
ashar, seluruh tubuh yaitu dari ujung rambut hingga ke ujung kaki akan
mengalami getaran atau seakan-akan menggigil, contohnya seperti daging lembu
yang baru saja disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti, kita akan
mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar.
Tanda ini rasanya nikmat dan bagi
mereka yang sadar dan berdetik dihati bahwa mungkin ini adalah tanda mati, maka
getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda
ini. Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan
kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja
tanpa disadarinya.
Bagi yang sadar dengan kehadiran
tanda ini, maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada
untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau
ditinggalkan sesudah mati.
2. Tanda 40 hari sebelum kematian:
Tanda ini juga akan terjadi sesudah
waktu ashar, bagian pusar kita akan berdenyut-denyut saat daun yang tertulis
nama kita akan gugur dari pohon yang letaknya diatas arasy Allah SWT, maka
malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persiapan atas
kita, diantaranya ialah ia akan mulai mengikuti kita sepanjang waktu.
Akan terjadi malaikat maut ini memperlihatkan
wajahnya sekilas dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan
seakan-akan bingung seketika.
Adapun malaikat maut ini wujudnya
cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan
jumlah nyawa yang akan dicabutnya.
3. Tanda 7 hari sebelum kematian :
Adapun tanda ini akan diberikan
hanya kepada mereka yang sedang diuji dengan penyakit. Biasanya orang sakit
tidak selera makan, namun tiba-tiba ia sangat berselera dan lahap untuk makan.
4. Tanda 3 hari sebelum kematian :
Pada saat ini kita akan merasakan
denyutan di bagian tengah dahi yaitu diantara dahi kanan dan kiri, jika tanda
ini dapat dirasakan dan dikenali maka berpuasalah agar perut kita tidak
mengandung banyak najis dan ini akan memudahkan orang yang akan memandikan kita
nanti.
Pada saat ini juga mata hitam kita
tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan
jatuh dan ini dapat diperhatikan jika kita melihatnya dari bagian sisi.
Telinganya akan layu dimana pada
bagian ujung telinga akan berangsur-ansur masuk ke dalam.
Telapak kakinya yang melonjor akan
perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakan.
5) Tanda 1 hari sebelum kematian :
Akan terjadi sesudah ashar dimana
kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu bagian ubun-ubun,
hal ini pertanda kita tidak akan sempat untuk menemui waktu ahsar keesokan
harinya
Tanda akhir ini akan terjadi keadaan
dimana kita akan merasakan sejuk dibagian pusar dan rasa itu akan turun
kepinggang dan seterusnya akan naik ke bagian tenggorokan.
Pada saat ini hendaklah kita terus
mengucap kalimat syahadat dan berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikat
maut untuk menjemput kita kembali kepada Allah SWT yang telah menghidupkan kita
dan sekarang akan mematikan pula untuk melanjutkan kehidupan kita yang kekal
abadi.
Demikianlah
beberapa tanda kematian,semoga kita bisa mengambil pelajaran darinya. Mati adalah
pelajar bagi kehidupan agar mempersiapkan diri untuk menemuinya. ***

















